Profesionalisme berarti suatu sifat kemahiran, kemampuan dan cara pelaksanaan sesuatu sebagaimana sewajarnya. Dalam setiap kegiatan yang kita lakukan, kita harus menjadi orang yang profesional dimana diperlukan totalitas dan tanggung jawab dalam menjalaninya. Hal ini berpengaruh pada cara berkomunikasi, cara bekerja ataupun ketrampilan kita. Setiap profesi juga memiliki aturan dan hukum tersendiri dalam mengatur seseorang profesional bertindak dan berfikir. Seseorang yang melanggar kode etik akan mendapatkan teguran hingga sanksi dan dinyatakan tidak profesional. Dalam menjadi seseorang yang profesional diperlukan komitmen dari dalam diri sendiri dan orang lainlah yang bisa menilai cara kita. Dengan dasar sikap yang baik, pengetahuan yang luas dan ketrampilan yang handal menjadi bagian disebutnya profesional. Menanmpilkan diri dari sisi terbaik dan menunjukkan kinerja yang baik, maka orang lain bisa percaya kalau kita adalah seseorang yang profesional. Kita juga mampu menempatkan diri sebagaimana semestinya, menghargai orang lain, menghargai waktu .
1. Mengejar kesempuraan hasil
seseorang yang memiliki profesionalisme yang tinggi akan berusaha mengerjakan suatu hal dengan cara yang sebaik mungkin sehingga dipandang sempurna dan mampu mencapai tujuan.
2. Meningkatkan dan memelihara wibawa
dimana sesorang akan terus mewujudkan perilaku profesional tersebut sehingga akan terlihat totalitasnya. Perwujudan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti cara berkomunikasi, penggunaan bahasa, hubungan dengan orang lain, sikap hidup, tanggung jawab dan loyalitas.
3. Mengejar kesempatan pengembangan
demi tercapainya suatu tujuan maka seseorang perlu meningkatkan kualitas pengetahuan dan ketrampilannya sehingga mampu menjadi yang lebih baik lagi serta adanya rasa percaya diri untuk maju.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar