Kawasan Pantai Sawarna terletak di pantai Selatan Lebak, wilayah Kampung Gendol, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Pantai indah ini jaraknya sekitar 150 km dari pusat kota Rangkasbitung, berada di wilayah Banten Selatan, dan berada di sekitar perbatasan antara Povinsi Banten dengan Provinsi Jawa Barat. Kawasan hutan pantai yang dulu dikenal sebagai desa siluman kini menjadi tujuan wisata yang lebih menarik daripada Pelabuhan Ratu yang berada dalam satu garis. Jarak antara Pantai Sawarna Banten dengan Pelabuhan Ratu juga cukup dekat, kurang lebih 46 kilometer, dapat ditempuh dengan kendaraan dalam waktu sekitar 45 menit dengan arus lalu-lintas normal.
Pantai yang masih asli dengan air laut yang jernih ini disebut sebagai mutiara baru di Selatan Banten. Pantai Sawarna mulai dilirik oleh wisatawan lokal sejak tahun 2000, namun sayangnya jalanan menuju kawasan tersebut dulunya belum mulus serta tempat penginapan bersifat homestay di rumah penduduk sekitar. Warga setempat di Sawarna adalah nelayan penangkap ikan kecil impun dan ikan teri halus atau kadang orang kota menamakannya teri medan. Di sini wisawatan dapat membeli teri halus hanya harga kurang dari 5 ribu rupiah. Rasa teri halus ini sangat gurih dan sering dibuat pepes atau digoreng campur terigu. Makanan ini dapat ditemukan di warung-warung makan sebelum atau setelah kawasan pantai.
Pantai Sawarna ini memiliki daya tarik tersendiri, dimana terdapat sebuah batu besar yang biasa di sebut batu layar yang sudah ada sejak dahulu kala. Terbentang luas dengan landscape muara sungai, hamparan batu karang, pemandangan laut biru, hamparan pasir putih yang berpadu dengan air yang jernih dan menyuguhkan pemandangan dari hijaunya hutan tropis yang dilindungi oleh pemerintah serta goa-goa disekitar pantai. Bentang alam yang sangat menarik dan unik dengan kondisi alam yang relatif masih perawan, sebab belum banyak mengalami kerusakan dan eksploitasi pembangunan.
Topografi kawasan pantai ini juga agak berbukit dengan ketinggian kurang dari 10 meter di atas permukaan laut dan penduduk sebagian besar bermukim di daerah kaki perbukitan.
Bukan sekedar pesona alamnya yang memiliki potensi dalam dunia pariwisata, akan tetapi latar belakang sejarah, keunikan kuliner khas, serta corak budaya dan gaya hidup masyarakat pun menjadi sumber daya yang sangat potensial untuk menunjang kegiatan wisata di Pantai Sawarna. Budaya khas yang dapat dijumpai diantaranya kerajinan ukir dari kayu mahoni, minuman penghangat dari buah huni yang menjadi khas kuliner, dan sale pisang yang diolah tanpa bahan pengawet secara tradisional. Pertunjukan seni seperti pencak silat juga dapat menjadi tontonan menarik dari kekayaan budaya lokal.
Kawasan pantai ini memiliki berbagai macam objek wisata menarik untuk dikunjungi seperti pantai, sungai, hutan, panjat tebing, gua, dan agrowisata.
Bagi wisatawan yang hobi berselancar atau surfing maka Pantai Sawarna adalah tempat yang tepat sebab pantai ini menghadap ke Samudera Hindia yang memiliki ombak khas pantai Selatan dengan ombak yang besar dan kuat. Ombak yang spektakuler ini bahkan telah dicicipi peselancar dari Amerika, Australia, Jepang, dan Korea. Selain itu dapat merasakan snorkeling dengan beragam ikan hias dan terumbu karang. Di Sawarna ada pula wisata gua, beberapa gua yang berbeda ukuran dapat dikunjungi seperti: Goa Lalay, Goa Sikadir, Goa Cimaul,
Goa Singalong, dan Bukit Pasir Tangkil.
Gua Laylay atau Goa Kalelawar yang dihuni ratusan kalelawar dan jernihnya air mengalir dalam gua. Goa Lalay terbentuk dari retakan pada batu gamping akibat pengaruh tektonik. Panjang gua diperkirakan sampai 1000 meter. Retakan tersebut kemudian menjadi jalan air yang melarutkan batu gamping tersebut sesuai dengan sifat fisiknya yang mudah larut dalam air. Air yang melarutkan batu gamping tersebut selanjutnya mengendap dan menghasilkan berbagai ornamen gua. Bagian dasar gua ini merupakan sungai bawah tanah yang berlumpur dengan ketebalan 10 sampai 15 cm.
Pantai Sawarna merupakan kawasan wisata pantai di pesisir Selatan Pulau Jawa, dan terdiri dari beberapa area yang dapat dikunjungi, diantaranya adalah :
• Pantai Tanjung Layar
Pantai yang memiliki nilai jual keindahan batu-batu karang raksasa di tengah samudera, ditambah dengan terjangan ombak yang mempesona. Diberi nama Pantai Tanjung Layar karena terdapat dua batu karang raksasa yang sepintas membentuk sebuah kapal layar mengembang. Keunikan bentuk batu karang raksasa ini sangat digemari oleh para pencinta fotografi untuk mengambil gambar, namun perlu berhati-hati karena karang yang tajam dan licin bisa melukai kaki.
• Pantai Pasir Putih
Sebuah area wisata dengan pemandangan pantai yang elok, landscape landai dan hamparan pasir putih. Ombak yang relatif besar sangat cocok untuk olahraga berselancar, selain itu pengunjung dapat bermain olahraga volley dan beberapa kegiatan outbond. Pada saat sore hari, pengunjung dapat menikmati pemandangan sunset yang begitu mempesona.
• Pantai Legon Pari
Area pantai yang berada di belakang bukit-bukit desa Sawarna ini menjadi spot yang cocok untuk menikmati keindahan sunrise dan menjadi buruan para pecinta fotografi. Namun untuk mencapai lokasi tersebut, wisatawan harus menyebrangi jembatan gantung dan menaiki bukit ataupun menyusuri perjalanan dengan ojek. Selain keindahan sunrise, deburan ombak yang keras juga akan diserbu oleh para wisatawan penggemar olahraga surfing.
• Kelebihan berwisata ke Pantai Sawarna :
1. Suasana masih alami
2. Penginapan murah, sekitar 100-500 ribu permalam
3. Biaya masuk terjangkau 5000 per orang
4. Terdapat banyak tempat wisata menarik lainnya
• Kekurangan berwisata ke Pantai Sawarna :
1. Jalur akses yang kurang baik
2. Biaya transportasi ojek yang relatif mahal
3. Jaringan sinyal rendah
TRANSPORTASI
Untuk menuju Pantai Sawarna dapat menempuh jalur: Serang-Pandeglang-Malimping-Bayah-Sawarna, Rangkasbitung-Cileles-Gunung Kencana-Malimping-Bayah-Sawarna, Pelabuhan Ratu-Ciabareno-Bayah.
Dari Jakarta,perjalanan dapat ditempuh menggunakan jalur tol Tomang hingga Serang Timur, berikutnya dari Serang Timur lanjut kearah Saketi, di Pandeglang.
Alternatif lain adalah naik bus jurusan Jakarta-Serang dengan tarif sekitar Rp20.000,00, berikutnya dari Serang menuju Bayah menggunakan Elf bertarif Rp25.000,00. Selain itu, dapat menaiki bus ke Pelabuhan Ratu, dari Pelabuhan Ratu ada kendaraan Elf yang akan langsung menuju Sawarna dengan membayar ongkos sekitar Rp20.000,00. Jalur yang dilalui adalah: Pelabuhan Ratu-Cikuray-Cibeber-Bayah.
Sementara dari arah Bogor dapat melalui Pelabuhan Ratu lalu menuju Cilograng yang jaraknya kurang lebih 145 km. Wisatawan yang datang dari Jakarta juga dapat memilih rute dari Bogor dengan menggunakan bus umum dari terminal bus di Bogor menuju Pelabuhan Ratu yang kemudian dilanjutkan dengan naik bus menuju Pasar Kecamatan Bayah. Perjalanan menuju desa wisata Sawarna dengan naik jeep yang cocok untuk kondisi jalanan yang naik-turun dan berkelok-kelok. Dari arah Bayah menuju desa Sawarna dapat menaiki ojek motor dengan ongkos sekitar Rp 30.000,00 dengan jarak sekitar 1 km dari jembatan gantung
Jakarta ==> Sukabumi ==> Pelabuhan Ratu ==> Bayah
Jakarta ==> kalideres ==> Rangkas Bitung ==> Bayah
Stasiun Tanah Abang (Jakarta) ==> Rangkas Bitung ==> Bayah
SARAN
• Perjalanan dari Rangkasbitung melalui Cileles-Malingping kondisi jalannya kurang baik. Jalur Serang ditempuh selama 8 jam dengan kondisi jalanan relatif baik, kecuali jalur antara Saketi hingga Malimping yang rusak karena sering dilalui truk bermuatan kelapa sawit.
• Tidak ada kendaraan umum melewati Desa Sawarna jadi lebih baik menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Gerbang wisata Sawarna yang kurang begitu terlihat terutama bila malam, sehingga dapat bertanya kepada masyarakat sekitar saat memasuki Kecamatan Bayah.
• Di antara gerbang Sawarna hingga objek wisata terdapat beberapa tanjakan dan turunan yang curam tetapi tersedia rambu peringatan.
• Objek wisata Sawarna ditandai ramainya warung dan pangkalan ojek yang berseberangan dengan jembatan gantung kecil bernama Jembatan Kalpanax. Parkir mobil tersedia di sekitar jembatan tersebut.
• Di Pantai Sawarna belum ada toilet atau MCK. Anda perlu berjalan menuju kampung terdekat sekitar 600 meter dari pantai.


Terima Kasih atas Kunjungannya ke Pantai Sawarna! www.wisatasawarna.com
BalasHapusKami sangat berterima kasih atas kunjungan Anda ke Pantai Sawarna. Semoga Anda menikmati keindahan alam, kebersihan pantai, dan keramahan masyarakat sekitar. Kunjungan Anda adalah kebanggaan bagi kami, dan kami berharap Anda akan kembali lagi di masa mendatang.
Jika Anda memiliki saran atau masukan untuk meningkatkan pengalaman di Pantai Sawarna, jangan ragu untuk memberitahu kami. Terima kasih telah memilih Pantai Sawarna sebagai destinasi liburan Anda!
Salam hangat,
Pengelola Wisata Pantai Sawarna
BUM Desa Warna Jaya Sawarna
Pantai Tanjung Layar
Pantai Pasir Putih
Pantai Legon Pari
Pantai Karang Taraje
Goa Lalay
Pantai Goa Langir